Cerita di Balik Momen
Anti Bully Community Day adalah salah satu acara terbesar yang pernah diselenggarakan Sanubari secara offline. Empat puluh lima peserta - mulai dari pelajar SMA, mahasiswa, hingga orang tua dan guru - berkumpul dengan satu tekad: bersama melawan perundungan.
Hari penuh kegiatan ini dimulai dengan sesi edukasi oleh psikolog pendidikan, dilanjutkan workshop interaktif tentang cara merespons perundungan sebagai saksi (bystander effect), dan ditutup dengan aksi simbolis berupa pembuatan mural bersama bertema anti-perundungan.
Yang paling menyentuh adalah sesi testimonial, di mana beberapa mantan korban perundungan berbagi kisah pemulihan mereka. Ruangan yang tadinya riuh menjadi senyap - dan banyak mata basah. Di situlah komunitas ini menemukan esensinya: bahwa edukasi paling kuat adalah yang datang dari hati ke hati.
Sorotan Kegiatan
-
45 peserta dari berbagai latar belakang: pelajar, mahasiswa, orang tua, dan guru
-
Pembuatan mural anti-perundungan 3×2 meter sebagai warisan aksi nyata komunitas
-
5 mantan korban perundungan berbagi kisah pemulihan yang menginspirasi
-
Peserta termuda 15 tahun, tertua 52 tahun - komunitas yang benar-benar beragam
Galeri Foto
Kenangan dalam Gambar
20 momen berharga dari Anti Bully Community Day - Maret 2026
Semangat peserta di pembukaan Anti Bully Community Day
Psikolog pendidikan memaparkan data perundungan terkini
Workshop interaktif cara merespons perundungan sebagai saksi
Momen haru saat mantan korban berbagi kisah pemulihan
Proses pembuatan mural anti-perundungan bersama
Setiap peserta menambahkan sentuhan pada mural komunitas
Diskusi kelompok tentang bystander effect
Kegiatan ice breaking yang mencairkan suasana
Presentasi hasil diskusi kepada seluruh peserta
Penandatanganan komitmen anti-perundungan bersama
Seluruh peserta berfoto dengan mural yang baru selesai
Kebersamaan hangat di antara para peserta
Pembagian materi edukasi anti-perundungan
Sesi refleksi personal di akhir hari
Penutupan dengan doa dan ikrar bersama
Foto bersama seluruh panitia dan peserta
Tim Sanubari mempersiapkan acara sejak pagi
Proses perancangan mural sebelum acara dimulai
Antusiasme peserta sepanjang hari yang menginspirasi
Momen terakhir sebelum peserta berpulang dengan semangat baru